(Right Breathing for Vocalists)
Diaphragmatic Breathing (Pernapasan Diafragma)
Diaphragmatic Breathing (Pernapasan Diafragma)
Pernapasan diafragma adalah pernapasan yang dilakukan dengan
memaksimalkan fungsi paru-paru sampai ke paru-paru bagian bawah. Paru-paru
bagian bawah yang mengembang akan mendorong diafragma sehingga kapasitas
paru-paru untuk menerima udara yang dihirup akan lebih banyak/maksimal.
Pernapasan diafragma
sangat berguna bagi tubuh manusia karena :
- Meningkatkan kapasitas paru-paru dalam bernapas
- Meningkatkan kapasitas paru-paru untuk memberi oksigen yang cukup ke peredaran darah
- Meningkatkan kemampuan tubuh dalam memulihkan diri dan dalam proses pembuangan kotoran tubuh
- Membantu dalam menghilangkan stress
Chest
Breathing/Thoracic Breathing (Pernapasan Dada)
Pernapasan dada adalah pernapasan yang menggunakan kurang dari
setengah paru-paru bagian atas. Udara yang dihirup hanya sampai pada paru-paru
bagian atas dan tidak sampai ke lapisan bawah paru-paru. Pernapasan ini tidak
disarankan oleh dokter dan para ahli kesehatan, karena pernapasan jenis ini
membutuhkan usaha yang besar tetapi memberikan hasil yang sedikit (tidak
produktif). Hal ini dikarenakan paru-paru bagian atas tertahan oleh tulang
rusuk/rongga dada sehingga paru-paru tidak dapat mengembang dengan sempurna/leluasa.
Oleh karena itu, udara yang dihirup tidak akan bisa maksimal dan efek lainnya
adalah akan menyebabkan otot leher, pundak, dan kepala menjadi tegang. Selain itu,
efek lainnya yang kurang baik adalah :
- Menyebabkan kurangnya aliran oksigen di peredaran darah
- Menyebabkan kelenjar getah bening tidak berfungsi dengan lancar (stagnan)
- Meningkatkan stress
Head Breathing (Pernapasan Kepala)
Pernapasan kepala sebenarnya tidak jauh berbeda dengan pernapasan
diafragma. Dalam prakteknya pernapasan ini tetap menggunakan cara yang sama
seperti pernapasan diafragma, hanya saja aliran pernapasan ini lebih difokus ke
kepala, yaitu otak dan rongga-rongga yang ada di tulang tengkorak, atau dengan
kata lain memfokuskan sirkulasi darah ke otak. Hal ini juga berfungsi untuk
menurunkan tingkat stress, juga meningkatkan dan menyegarkan fungsi kerja otak.
Pernapasan jenis ini sering dilakukan pada praktek olahraga yang
menggunakan pernapasan rileks seperti taichi dan yoga. Dalam yoga, kegunaan
dari pernapasan kepala adalah untuk membersihkan dan membangunkan cakra di
bagian kepala (higher chakra) dan meningkatkan energi yang bersih.
Aplikasi Pada Produksi
Vokal
Aplikasi pernapasan
yang paling efektif pada produksi vokal adalah pernapasan diafragma dan
pernapasan kepala.
- Pernapasan Diafragma
Pernapasan diafragma
sangat berfungsi ketika berlatih vokal dan bernyanyi. Dengan menggunakan
pernapasan diafragma, volume udara yang dihirup paru-paru menjadi lebih banyak
sehingga sangat membantu agar kita dapat mengatur produksi suara dengan lebih
leluasa dan lebih rileks. Dengan volume udara yang lebih banyak, nafas yang
kita keluarkan juga akan lebih panjang sehingga sangat membantu dalam menyanyikan
nada-nada atau melodi yang panjang. Pernapasan ini juga membantu tubuh kita
agar rileks ketika berlatih vokal dan bernyanyi.
- Pernapasan Kepala
Pernapasan kepala
membantu meresonansikan suara yang diproduksi dengan lebih maksimal. Hal ini
dikarenakan banyak rongga-rongga yang ada di kepala (tulang tengkorak) yang
berguna untuk memperbesar (amplify) volume suara yang dihasilkan. Jadi,
bunyi yang telah diproduksi oleh pita suara dengan bantuan pernapasan diafragma
akan diperbesar kembali volumenya pada rongga-rongga di kepala, dengan bantuan
udara/nafas yang membawa suara yang sebelumnya dihasilkan tersebut.

No comments:
Post a Comment