What About Us

A crazy bunch of people who does crazy things (in the perspective of the world). Truth is... we study, not because we want to change the world. But because we want to change ourselves, so we shall be a role model for the rest of the world & help our community. Speak less, do more... We learn to develop a good moral, empathy and skills. Our aim is to be of a good influence to the world through the performing arts (music, dance and drama) that we create. We share it to others just because we care.

Wednesday, September 26, 2012

SONG WRITING by Olivia Tarigan



Olivia T. Tarigan – Book Reading

Songwriting

Pada umumnya para pencipta lagu membuat lagu dengan cara melakukan improvisasi dari instrument mereka masing-masing. Mereka fokus dengan hal apa yang ingin mereka tulis dibandingkan dengan cara apa saja yang bisa mereka lakukan dalam menulis sebuah lagu. Memang metode tersebut merupakan metode termudah bagi kebanyakan penulis lagu. Tapi kebanyakan hasil dari metode tersebut kurang variatif dan sering menghasilkan lagu yang mirip dengan lagu yang sudah diciptakan sebelumnya. Maka dari itu baik bagi kita untuk mengetahui cara-cara lain dan membuat sebuah lagu, diantaranya:

1.
           Memulai dengan melodi terlebih dahulu

Pertama kita harus tahu melodi yang akan kita tulis dibuat untuk vokal atau instrument. Hal ini sangat penting karena penyanyi membutuhkan ruang untuk mengambil napas dan juga perhatikan pitch range yang akan digunakan. Kemudian perhatikan kontur dari melodi yang kita akan buat dan dimana kita akan letakkan klimaks untuk lagu tersebut. Setelah keseluruhan progresi telah kita dapat kita bisa bereksperimen dengan membuat beberapa melodi baru, hal ini bisa kita gunakan sebagai perbandingan dengan melodi yang telah kita buat selanjutnya.

2.
           Memulai dengan chord terlebih dahulu

Pertama pilih nada dasar utama yang akan kita gunakan. Walaupun kita tidak harus tetap berada di nada dasar yang sama dalam satu lagu penuh tapi hal ini akan mempermudah kita. Kemudian pilih progresi yang akan kita gunakan dan perhatikan tensi pada progresi tersebut. Sama seperti di atas setelah kita membuat keselurhan chord dan melodi cobalah bereksperimen dengan mengganti chord progresi.

3.
           Memulai dengan melodi dan chord secara bersama

Mulai dengan memainkan satu chord dan membuat satu frasa. Kemudian disambung dengan chord dan frasa baru. Kita bisa bereksperimen dengan mengubah chord tapi tetap menggunakan satu frasa melodi yang sama ataupun sebaliknya mengubah satu frasa melodi tapi tetap pada chord yang sama.

4.
           Memulai dengan ritmik terlebih dahulu

Mulai dengan menentukan pola ritmik yang akan kita gunakan untuk mendapatkan groove dari lagu yang akan kita buat. Kemudian kita variasi ritmik yang telah kita buat sebelumnya.

5.
           Memulai dengan dinamika terlebih dahulu

Rencanakan jarak dinamika yang akan kita buat di masing-masing bagian lagu kita. Bagian mana yang keras dan bagian mana yang lembut. Bagaimana kita membuat transisi yang lembut atau apakah kita akan menggunakan transisi yang lembut.

6.
           Memulai dengan timbre terlebih dahulu

Variasi dari penggunaan instrument dan bunyi yang didapat dari masing-masing instrumen akan memberikan warna yang berbeda. Setelah kita membuat melodi coba bereksperimen dengan berapa banyak kualitas bunyi yang dapat kita gunakan.

7.
           Memulai dengan menentukan form terlebih dahulu

Tentukan form apa yang akan kita gunakan apakah AABA/ABAB/AB.

Berbagai tehnik diatas sangat membantu kita untuk mendapatkan ide dalam membuat lagu. Tetapi terlepas dari berbagai tehnik di atas menurut saya pribadi hal yang paling utama yang harus kita perhatikan adalah menentukan cerita apa yang ingin kita sampaikan dari lagu yang akan kita buat, bagaimana suasananya  kemudian baru kita buat melodi dan chord yang menggambarkan cerita tersebut dilanjutkan dengan teknik-teknik lainnya seperti pemilihan instrument untuk mewakili bunyi dari gambaran yang kita buat.

 

 

 

No comments:

Post a Comment